Senin, 03 Desember 2018

Step by Step Apply Kartu Kredit yang Perlu Diketahui Para Pemula


Hari gini belum tahu cara apply kartu kredit? Sebenarnya sangat mudah. Tinggal datang ke cabang bank yang dituju lalu tanya kepada customer service bagaimana cara registrasi kartu kredit. Beres sudah.

Bahkan, Anda tidak perlu melakukan hal tersebut. Sekarang, banyak kok petugas yang langsung menawarkan untuk daftar kartu kredit. Coba saja Anda ke bank entah untuk mengambil uang tunai atau untuk setor tunai. Kemungkinan besar nanti ada pegawai bank yang menawari Anda.

Namun, hal tersebut sudah tidak terlalu banyak lagi. Setidaknya tidak seperti dulu. Para nasabah ditelpon oleh petugas telemarketing dan mereka ditawari kartu kredit. Sekarang tidak lagi. Bank melakukan cara yang lebih modern, yaitu menggaet nasabah dengan menggunakan strategi internet marketing. Entah itu melalui website, iklan, dan lain sebagainya.

Dan tidak hanya itu saja. Kini Anda juga tidak perlu datang ke cabang bank untuk melakukan apply kartu kredit lho. Cukup duduk di rumah dan Anda bisa apply secara online. Tinggal Anda pilih kartu kredit apa yang Anda inginkan.

Wah, semakin mudah saja ya.

Apakah Anda Sudah Memenuhi Syarat?

Apakah dengan adanya sistem pendaftaran online itu artinya semua orang dipermudah untuk memiliki kartu kredit? Secara umum seperti itu. Akan tetapi, tetap saja ada regulasi atau aturannya. Tidak semua orang bisa memiliki kartu kredit. Hanya mereka yang sudah memenuhi syarat yang akan mendapatkan kartu kredit.
S
ekarang pertanyaanya adalah apakah Anda sudah memenuhi syarat?

Ada beberapa syarat umum yang harus dipenuhi.

1. Batas Usia 

Secara umum, bank mensyaratkan agar seorang applicant sudah berusia setidaknya 21 tahun. Dan batasnya adalah usia 60 tahun.

Mungkin Anda akan bertanya kok ada anak kuliah atau bahkan anak SMA yang sudah punya kartu kredit? Kemungkinan besar itu kartu tambahan. Jadi, ada orang lain (mungkin saja orang tuanya) yang memegang kartu kredit utama dan anaknya diberi kartu kredit tambahan.

2. Gaji 

Syarat kedua adalah gaji atau pendapatan minimum. Sekarang ini, dengan gaji 4 jutaan saja per bulan, Anda sudah bisa memiliki kartu kredit lho. Kartu Kredit HSBC Cashback mensyaratkan agar applicant cukup memiliki gaji 4 jutaan saja. Mereka bisa langsugn registrasi kartu kredit secara online.

Bagaimana dengan wiraswasta? Bagi mereka yang tidak bekerja di perusahaan atau lembaga tertentu dan menjadi pengusaha, ada syarat lain yang harus dipenuhi. Dalam hal ini, pihak bank yang akan melakukan analisa apakah pengajuan kartu kredit layak untuk diterima atau tidak.

3. Dokumen 

Syarat yang tak kalah penting adalah dokumen. Ini meliputi KTP, NPWP, slip gaji, dan SPT untuk wiraswasta.

Nah, sudah siap untuk melakukan registrasi? 

Langkah Yang Harus Anda Lakukan

Setelah Anda yakin betul bahwa Anda memenuhi syarat, Anda hanya perlu browsing, membuka website Bank HSBC di www.hsbc.co.id. Di halaman pertama website tersebut, Anda akan langsung ditawari beberapa jenis kartu kredit.

Dalam hal ini, Anda harus menentukan kartu kredit apa yang Anda butuhkan. Ada Kartu Platinum, Kartu Visa Signature, dan Kartu Cashback. Masing-masing ada syarat yang berbeda terutama dalam hal minimal pendapatan bulanan yang Anda dapatkan. Untuk Kartu Visa Signature misalnya, minimal pendapatan Anda sekitar Rp 240 juta per tahun. Beda dengan kartu cashback yang memang menyasar masyarakat lapisan menengah. Dengan pendapatan 4 jutaan saja per bulan, Anda bisa memiliki Kartu Cashback ini.

Nah, setelah membuat keputusan kartu kredit apa yang Anda ingin miliki, selanjutnya Anda masuk ke bagian formulir pendaftaran. Ada formulir yang harus Anda isi seperti nama, no KTP, tanggal lahir, nomor telpon, alamat email, dan lain sebagainya.

Setelah itu, pendaftaran Anda akan segera diproses. Customer service akan menghubungi Anda. Anda akan diminta untuk datang ke cabang bank HSBC terdekat untuk menyerahkan dokumen-dokumen penunjang.

Mudah, kan?

Setelah mendapatkan kartu kredit, silakan Anda gunakan kartu tersebut sebijak mungkin. Ingat, ini bukan cash, tapi kartu kredit. Jangan sampai Anda menganggap kartu ini seperti uang cash di mana Anda dengan sangat bebas menggunakannya untuk bertransaksi.

Ada limit yang harus Anda ketahui. Maka dari itu, Anda harus gunakan kartu kredit ketika Anda merasa benar-benar membutuhkan.

Pengajuan Kartu Kredit Sulit Diterima

Pernah mengalami penolakan ketika mengajukan kartu kredit? Besar kemungkinan Anda kurang jeli dalam mengisi formulir. Jika syarat sudah terpenuhi seperti yang dijelaskan sebelumnya, mustahil pengajuan kartu kredit Anda ditolak.

Atau jangan-jangan Anda punya riwayat perbankan yang kurang bagus? Contohnya saja Anda pernah mengalami kredit macet dengan bank lain? Jika memang ini penyebabnya, Anda hanya perlu meyakinkan pihak bank bahwa Anda tidak akan mengulangi kesalahan tersebut lagi. Karena pada dasarnya penolakan pihak bank disebabkan mereka khawatir Anda melakukan hal buruk tersebut lagi.
Anda mungkin perlu bertemu dengan banker untuk meyakinannya. Dan jika langkah ini Anda tempuh dan berhasil, Anda akan mendapatkan kartu kredit lagi. Pengajuan kartu kredit Anda akan segera di approve.

Yang pasti, jangan sampai Anda memberikan informasi yang salah atau informasi bohong. Banyak yang mengira karena sistem pendaftarannya online, mereka bisa berbuat curang. Ternyata tidak. Tetap saja bank tidak mudah percaya dengan apa yang Anda isi dalam formulir.

Oleh sebab itu, saat apply kartu kredit, pastikan Anda jujur mengisi formulir dan yakinkan pihak perbankan bahwa Anda layak untuk mendapatkan kartu kredit.

0 komentar:

Posting Komentar