Sabtu, 27 April 2019

Asuransi Kesehatan = Investasi Masa Depan


Berkembangnya penyakit-penyakit baru yang terkadang belum ada obatnya pasti membuat hampir semua orang khawatir. Ditambah lagi saat ini biaya pengobatan, baik obat maupun perawatan di rumah sakit cukup mahal. Meskipun sudah punya jaminan kesehatan dari pemerintah, tentulah perlu jaminan lain yang dapat menopang proses pengobatan kita nantinya, seperti asuransi kesehatan misalnya. Sayangnya masih banyak yang belum begitu memahami apa sih pentingnya asuransi dan bagaimana cara memilih asuransi kesehatan yang bagus agar berguna ketika diperlukan nantinya.

Seberapa penting sih asuransi kesehatan?
Sebagai kepala keluarga, tanggung jawab tak hanya terkait pemenuhan kebutuhan rumah tangga saja, tapi juga seluruh aspek yang ada di dalamnya, terutama kesehatan. Seperti yang sudah dibahas di atas, setiap tahun terjadi peningkatan pada layanan kesehatan. Kita tentunya tak dapat mengandalkan jaminan kesehatan yang selama ini diikuti. Harus ada skenario atau rencana tambahan, agar di kemudian hari, pemenuhan kesehatan keluarga tidak terhambat dengan masalah biaya. 

Jika suatu saat kondisi finansial kita memburuk di tengah kondisi kesehatan yang menurun drastis, tentu akan sulit untuk melakukan penanganan medis seperti yang selama ini didapatkan. Seperti untuk biaya perawatan rumah sakit, pengobatan, maupun terapi yang tentu tidak murah biayanya.

Bagaimana memilih asuransi kesehatan yang bagus?
Yang terpenting dari memilih asuransi kesehatan yang bagus untuk pribadi maupun keluarga adalah kebutuhan. Bicarakan hal ini dengan keluarga dan jangan takut untuk berkonsultasi dengan perusahaan asuransi yang Anda ingin pilih.

Setelah itu, baru tentukan jenis perlindungan yang ingin Anda ikuti. Sesuaikan anggaran yang dimiliki dengan biaya premi bulanan atau tahunan dari program yang ditawarkan. Beberapa perusahaan asuransi juga membuka kesempatan untuk menambah layanan khusus di luar dari paket yang dipilih, tentunya dengan biaya premi tambahan. Ingat, jangan sampai biaya premi yang ditanggung melebihi kemampuan keuangan bulanan, ya!

Anda juga harus paham dengan sistem yang diterapkan oleh perusahaan asuransi agar tidak muncul komplain di kemudian hari. Makanya jangan ragu untuk bertanya dan mencari tahu kredibilitas dari asuransi tersebut. Seperti juga apakah rumah sakit rekanan letaknya dekat dengan tempat tinggal, bagaimana mekanisme pencairan asuransi ketika sakit, dan cara mengajukan klaim.

Mudah, kan? Memang sih, di awal tentu akan ribet karena banyaknya pilihan dan berbagai pertimbangan. Tapi percaya deh, asuransi kesehatan itu investasi jangka panjang yang harus dimiliki untuk melindungi kesehatan kita sendiri dan keluarga. Salam sehat!

Selasa, 23 April 2019

Bumil, 6 Perubahan Fisik Ini Akan Anda Alami Saat Hamil Muda


Memasuki masa kehamilan, tentu terjadi perubahan yang istimewa pada tubuh calon ibu. Perubahan yang terjadi ini sebagai bentuk adaptasi tubuh, atas hadirnya janin dalam rahim Anda. Gejala fisik ketika hamil mulai bisa Anda rasakan, bahkan ketika usia kehamilan masih tergolong muda. Saat hamil muda, 6 perubahan fisik ini mungkin mulai kentara Anda rasakan. 

1. Rasa Lelah yang Berlebihan
Aktivitas sehari-hari memang bisa membuat Anda merasa lelah, namun ketika hamil, rasa lelah itu menjadi berlipat ganda. Tubuh Anda bekerja keras untuk bisa menyesuaikan diri dengan segala perubahan yang terjadi pada saat hamil. Perpanjang waktu tidur Anda di malam hari dan biasakan untuk menyempatkan tidur di siang hari untuk mengembalikan stamina yang terkuras. 

2. Urat Terlihat Menonjol
Pada saat hamil, tubuh memproduksi lebih banyak darah dan jantung memompa darah lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan setiap organ tubuh. Proses kerja yang super ekstra ini menyebabkan urat nadi yang berwarna biru terlihat kentara di beberapa bagian tubuh. Anda bisa dengan mudah melihat urat nadi yang menonjol di bagian perut, payudara, lengan, leher, dan kaki. 

3. Perubahan pada Tekstur Payudara
Payudara merupakan bagian yang paling kentara terasa perubahannya saat hamil. Hormon dalam tubuh bekerja untuk mempersiapkan payudara sebagai sumber ASI bagi bayi Anda kelak. Ciri payudara saat hamil muda adalah teksturnya yang menjadi lebih lembut dan lunak, serta terasa membengkak. Benjolan kecil juga mungkin Anda rasakan di area sekitar puting payudara.  

4. Produksi Minyak di Kulit Meningkat
Hormon kehamilan membuat produksi minyak pada kulit meningkat. Akibatnya, kulit Anda pun terlihat lebih berkilau dan bersinar dibanding sebelumnya. Banyak yang bilang, bahwa perubahan pada kulit ini membuat aura ibu hamil menjadi lebih terlihat. Namun, perlu Anda perhatikan bahwa kondisi ini juga bisa memicu munculnya jerawat jika kulit tak dirawat dengan baik.  

5. Kaki yang Membengkak
Pembengkakan yang rawan terjadi di bagian kaki dan pergelangan kaki, disebabkan karena perubahan hormon dan produksi cairan yang melimpah saat hamil. Kaki Anda akan terasa membesar dan kondisi itu akan berlanjut hingga masa persalinan tiba. Anda bisa mengurangi rasa sakitnya dengan menghindari berdiri terlalu lama dan tak memakai sepatu hak tinggi.  

6. Perut yang Membesar
Tanda kehamilan yang terlihat kentara adalah bagian perut yang membesar. Pada akhir trimester pertama, normalnya bayi akan memiliki panjang hingga 10 cm dengan berat 28 gram. Garis pinggang Anda juga akan mengalami perubahan, seiring dengan pertumbuhan janin dalam kandungan. Namun, pada saat hamil muda, kenaikan berat badan Anda mungkin tak terlalu kentara. 

Itulah 6 perubahan fisik yang mungkin Anda alami saat sedang hamil muda. Perlu diperhatikan bahwa, tiap ibu hamil akan mengalami gejala yang mungkin berbeda. Selain 6 gejala di atas, masih terdapat perubahan lain yang terjadi saat kehamilan. Anda bisa langsung menanyakan soal gejala kehamilan tersebut pada dokter kandungan yang telah berpengalaman di orami.co.id. 

Menyiapkan 1000 Hari Kehidupan Pertama untuk Anak


Memiliki anak yang cerdas, mampu mengingat dengan baik serta tumbuh sehat adalah dambaan para orang tua. Itu sebabnya,mereka berupaya untuk memberikan makan makanan sehat dengan pola gizi seimbang yang dimulai sejak 1000 hari kehidupan pertama adalah merupakan periode percepatan tumbuh kembang si kecil. Ya, sejak ibu dinyatakan hamil maka waktu itulah sang bunda harus mengkonsumsi makan makanan bergizi dan sehat. Salah satunya adalah dengan memperbanyak mengkonsumsi sayuran, buah-buahan, susu, dan ikan.

Adapun makanan yang dikonsumsi sangat berkaitan erat dengan perkembangan otak, fungsi memori, pengambil keputusan hingga pertumbuhan. Apalagi, saat si kecil berada di usia 1 tahun keatas orangtua harus lebih pintar dalam memilih makanan sehat untuk si kecil. Karena pada anak usia 1 tahun ke atas otak anak akan melebihi otak dewasa karena stimulasi anak di usia 1 tahun sangatlah tinggi. 


Disinilah peran aktif orang tua dalam memberikan makanan sehat dan bergizi secara seimbang. Mengganti menu secara berkala serta memberikan kenyamanan saat waktu makan adalah beberapa diantaranya. Ibu juga harus kreatif dalam memasak bahan makanan yang ada sehingga kebutuhan gizinya akan terpenuhi seiring dengan pertambahan usianya.

Nah untuk Mom yang ingin tahu mengenai cara menyajikan makanan untuk memenuhi asupan 1000 hari pertama kehidupan karena di masa emas itu  merupakan periode untuk memaksimalkan kesehatan, perkembangan, dan pertumbuhan si kecil. Bunda ada baiknya bergabung dengan forum di sosial media. Biasanya, admin yang mengurus grup tersebut merupakan praktisi di bidangnya sehingga tips dan panduan yang diberikan berdasarkan medis.

Untuk itu, peran aktif ibu dalam mencari segala hal yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak haruslah dilakukan. Langkah awal Bunda harus memberi asupan nutrisi di seribu hari pertama kehidupan si kecil untuk tumbuh kembengnya dan bunda bisa melakukan konsultasi dengan dokter gizi untuk mendapatkan rekomendasi makanan hingga susu apa yang cocok dengan kondisi anak. Bagaimana, tidak sulit bukan untuk memenuhi asupan gizi di 1000 hari pertama kehidupan.

Meta deskripsi : 1000 hari pertama kehidupan adalah masa penting bagi pertumbuhan anak di masa depan. Pastikan, bunda sudah memenuhi gizi dan nutrisinya dengan seimbang.